Bandung ohh Bandung
welcome to Bandung...
ahahah tapi gue sendiri gak percaya karna sempet terdampar di Stasiun Bandung ..
di dalam kisah "Sudah Jatuh Tertimpa Kaleng" sudah di jelaskan kan kalau kereta Lodaya Malam terlambat datang, oke itu masih bisa gue terima. 21:55 lodaya malam telah tiba gue sama tiya langsung stand by di jalur 5 pas banget gerbong 4 bisnis. gak sengaja gue berdiri di sebelah cowok berpenampilan kece yang gue temuin di ruang tungu peron tadi, "ohh dia satu kereta sama gue, dan 1 gerbong pula", gak lama berdiri dia pindah entah kenapa emm ternyata gak satu gerbong, dan gue gak peduli itu wkwk, eehh gak taunya kita tetep 1 gerbong, gue sama tiya masuk lewat pintu belakang dan dia masuk lewat pintu depan. dia duduk di kursi 4B, selanjutnya gue gak peduli. pas udah didalam kereta kita langsung duduk di tempat yang tertera dalam tiket. gue sama tiya memperkirakan esok tiba di bandung sekitar pukul 6 pagi. keretaku tak berhenti lama, sang masinis lansung melajukan kereta melewati pekatnya malam. heran gue, padahal tiya tu bilang katanya dia gak bisa tidur klo di kereta, tapi faktanya dia malah pules banget dengan bantal sewaannya itu, alhasil gue melewati malam sendirian, terkantuk-kantuk dalam deruan suara rel yang sangat berisik membuat gue sulit terlelap, sambil meluk erat2 tas gue coba aja untuk memejamkan mata walau masih terdengar suara sayup2 gesekan antara roda kereta dan relnya. kereta ini berhenti di beberapa stasiun untuk menaikkan beberapa penumpang, bahkan gue lupa berapa kali kereta itu berhenti karna tak ayal jua gue ikut terlelap dan males melek sebelum sang fajar menongsong.
keesokan harinya gue terbangun karena kereta yang gue tumpangi berhenti agak lama di sebuah pusat penamatan, gue lupa nama daerahnya. gue ambil hape di kantong celana, jam di hape menunjukka pukul 5;30 pagi gue cuek aja karna gue pikir sebentar lagi kami pasti sampai. kereta jalan pelan2 gak berapa lama kereta itu berhenti lagi gue gak tau kenapa kereta yang gue tumpangi demen banget berhenti bahkan di setiap stasiun samapi stasiun kecil kumuh pun di berhentiin. gak lama dari itu tiya bangun waktupun sudah menunnjukkan pukul enam pagi, tiya langsung buka GPS di hapenya, dia bilang masih jauh klo gkereta itu gak berhenti2 lagi setengah jam sampai kok, namun sayangnya kereta itu tidak berjalan dengan cepat, dikit2 berhenti berhenti dan berhenti lagi. gue dan tiya pun mulai tak tenang, pasalna kami harus mengejar kereta Argo Parahyangan pukul 7;15, sedangkan sampai pukul 7 kami masih diperjalanan dan itu cukup jauh, seoreang penumpang memperkirakan kami akan tiba di stasiun bandung pukul 7;30. uhhh makin belingsatan aja gue sama tiya, di dalam kereta kami hanya berdo'a " kereta nya telat kek dari bandung 15 menit sampai setengah jam aja, kita rela lari2 ngejar kereta" namun sayangnya allah tak mengabulkan do'a kita, saaat kita turun kita langsung ke petugas tanya KA Argo Parahyangan udah jalan belum, dan hasilnya dia bilang keretanya udah jalan dari tadi. ahh lemes mendadak, tak putus asa dengan itu kita langsung ke loket tiket tanya kereta yang ke jakarta ada lagi jam berapa? sang penjaga tiket bilang jam 12 baru ada lagi. oke gak papa yang penting gue sama tiya bisa pulang ke jakarta, gak nyangka aja gue dan tiya terdampar di bandung selama 4 jam. kami ke toilet untuk bersih2 tapi gak mandi cuma cuci muka aja. selanjutnya kami makan pagi alias breakfast, kaarena cacing diperut sudah nyap-nya berkat semalam kami tak makan, bekal yang kami bawa pun tak sempat dimakan, kita putuskan untuk makan pagi di hokben aja, pas mau masuk lewat pintu keluar tenyata pintunya di gembok. alamak sialnya bertubi-tubi, pertama.. tiya jatuh dari motor, kedua.. kereta Lodaya Malam telat datang, ketiga.. kami telat tiba di stasiun bandung, keempat.. ketinggalan kereta Argo parahyangan, dan kelima.. mau sarapan aja harus melalui petugas tiket dengan tampang melas. yuupss lagi2 kami menggoda sang petugas tiket untuk dapat masuk ke ruang tunggu dalam heheheh dengan polosnya gue bilang...
R: " pak kita boleh masuk gak?? mau ke hoka-hoka bento "
P: "gak boleh mbak..tapi punya tiket gak?"
R: "Ada kok pak" (tiya nunjukin tiket kami)
P: (petugas liat tiket kereta kami) "ohh ini masih jam 12 nanti ya?? ya udah dehh boleh, kalau mau makan dulu, nantisebelum berangkat kesini lagi ya, buat cek tiket"
R: "okee makasi pak!!"
hahah gue sama tiya cuma cekikikan pas udah lolos dari petugas itu, kami pun menuju hokben makan dengan lahapnya walau terlihat tidak lapar. sselesai makan, jam di stasiun masih menunjukan pukul setengah 9 pagi. karna gak mau bolak balik masuk ue dan tiya memutuskan untuk stay di dalem aja, duduk2 di ruang tunggu sambil ngobrol2 dan menikmati indahnya stasiun bandung, jujur aja ya stasiun bandung itu bagus bangett bukannya norak tapi dibandingin dengan stasiun tugu dan gambir gue lebih merasa nyaman di stasiun bandung, tempatnya sejuk, nyaman, bersih rapi, dan kamar mandinya bersih banget loohh tepatnya terawat. coba aja semua stasiun dijaga kaya gitu pasti lebih nyaman.
satu jam berlalu setengah sepuluh, oke 2,5 jam lagi kita harus nunggu. gue gak bisa diem karna pantat gue pegel banget mondar mandir meluk tiang sambil sesekali niruin gaya jalannya tiya yang kedingklangan gara2 lutut kananya gak bisa dilurusin karena luka. dan terkadang gue cekikikan sendiri yang membuat tiya juga malah ikutan cekikikan karna koplakknya kita. gak kebayang kalo gue jadi pulang sendirian yang ada gue nangis seharian di stasiun heheh. tapi seru juga kok 24jam menjelajah pulau jawa, magelang---stay 3 jam di tugu Jogja---4 jam di Bandung---dan mendarat dengan selamat di Gambir Jakarta. sampai sekarang gue masih gak nyangka aja gak percaya perjalanan gue begitu panjang terdampar di bandung pula, bandung loohh kota yang tak gue kenal sama sekali, harusnya gue jalan2 tapi dengan keadaan tiya yang lagi sulit jalan kata gitu *uuppss gara2 jatoh maksud gue, tidak memungkinkan untuk memanfaatkan waktu yang sedikit itu untuk jalan2 keliling bandung, belum lagi barang bawaan gue yang agak berat. ya alhasil kita stay di stasiun sambil menikmati pemandangan lalu lalanh orang dan kereta yang datang dan pergi.
okee pukul 11 tepat kita udah di inform kan untuk masuk kekereta karna ketera Argo parahyangan sudah stay di jalur 4, 1 jam nunggu dikereta gak membosankan kok sambil menunggu penumpang kita masih terus ngobrol. sampai pukul 12 keretapun melaju sangat cepat waaaahh sumpah pemandangannya indah banget, melintas di atas jalur kereta yang di pasang di bagian pegunungan uuhh indah banget dehh sayang lagi2 tiya tertidur dengan pulasnya. tapi gak lama dari itu gue juga ikutan tidur cuma 1 jam heheh. oohh tunggu dulu kesilan kita gak berhenti pada angka kelima tadi, tapi lagi2 kereta terlambat masuk ke stasiun gambir, kereta parahyangan yang kami tumpangi masuk di stasiun gambir pukul 15;30 telat setengah jam dari jadwal..
ahh gue sendiri juga bingung kenapa kereta itu gak bisa on time hmm..
gak ada penyesalan kok, gak ada ... seru banget hanya saja gue sedikit gak rela 60 ribu gue melayang hikss bangett..
jadi pengen lagi heheh *ketagihan
*thansk to gebetan tiya, yang sudah memberikan warnaa dalam perjalannan kita, kata tiya klo dia mimpiin gebetannya pasti dia sial kali ini dia mimpiin gebetannya tapi sialnya membawa berkah hahah berkah liburan dadakan wkwkwk
R: " pak kita boleh masuk gak?? mau ke hoka-hoka bento "
P: "gak boleh mbak..tapi punya tiket gak?"
R: "Ada kok pak" (tiya nunjukin tiket kami)
P: (petugas liat tiket kereta kami) "ohh ini masih jam 12 nanti ya?? ya udah dehh boleh, kalau mau makan dulu, nantisebelum berangkat kesini lagi ya, buat cek tiket"
R: "okee makasi pak!!"
hahah gue sama tiya cuma cekikikan pas udah lolos dari petugas itu, kami pun menuju hokben makan dengan lahapnya walau terlihat tidak lapar. sselesai makan, jam di stasiun masih menunjukan pukul setengah 9 pagi. karna gak mau bolak balik masuk ue dan tiya memutuskan untuk stay di dalem aja, duduk2 di ruang tunggu sambil ngobrol2 dan menikmati indahnya stasiun bandung, jujur aja ya stasiun bandung itu bagus bangett bukannya norak tapi dibandingin dengan stasiun tugu dan gambir gue lebih merasa nyaman di stasiun bandung, tempatnya sejuk, nyaman, bersih rapi, dan kamar mandinya bersih banget loohh tepatnya terawat. coba aja semua stasiun dijaga kaya gitu pasti lebih nyaman.
satu jam berlalu setengah sepuluh, oke 2,5 jam lagi kita harus nunggu. gue gak bisa diem karna pantat gue pegel banget mondar mandir meluk tiang sambil sesekali niruin gaya jalannya tiya yang kedingklangan gara2 lutut kananya gak bisa dilurusin karena luka. dan terkadang gue cekikikan sendiri yang membuat tiya juga malah ikutan cekikikan karna koplakknya kita. gak kebayang kalo gue jadi pulang sendirian yang ada gue nangis seharian di stasiun heheh. tapi seru juga kok 24jam menjelajah pulau jawa, magelang---stay 3 jam di tugu Jogja---4 jam di Bandung---dan mendarat dengan selamat di Gambir Jakarta. sampai sekarang gue masih gak nyangka aja gak percaya perjalanan gue begitu panjang terdampar di bandung pula, bandung loohh kota yang tak gue kenal sama sekali, harusnya gue jalan2 tapi dengan keadaan tiya yang lagi sulit jalan kata gitu *uuppss gara2 jatoh maksud gue, tidak memungkinkan untuk memanfaatkan waktu yang sedikit itu untuk jalan2 keliling bandung, belum lagi barang bawaan gue yang agak berat. ya alhasil kita stay di stasiun sambil menikmati pemandangan lalu lalanh orang dan kereta yang datang dan pergi.
okee pukul 11 tepat kita udah di inform kan untuk masuk kekereta karna ketera Argo parahyangan sudah stay di jalur 4, 1 jam nunggu dikereta gak membosankan kok sambil menunggu penumpang kita masih terus ngobrol. sampai pukul 12 keretapun melaju sangat cepat waaaahh sumpah pemandangannya indah banget, melintas di atas jalur kereta yang di pasang di bagian pegunungan uuhh indah banget dehh sayang lagi2 tiya tertidur dengan pulasnya. tapi gak lama dari itu gue juga ikutan tidur cuma 1 jam heheh. oohh tunggu dulu kesilan kita gak berhenti pada angka kelima tadi, tapi lagi2 kereta terlambat masuk ke stasiun gambir, kereta parahyangan yang kami tumpangi masuk di stasiun gambir pukul 15;30 telat setengah jam dari jadwal..
ahh gue sendiri juga bingung kenapa kereta itu gak bisa on time hmm..
gak ada penyesalan kok, gak ada ... seru banget hanya saja gue sedikit gak rela 60 ribu gue melayang hikss bangett..
jadi pengen lagi heheh *ketagihan
*thansk to gebetan tiya, yang sudah memberikan warnaa dalam perjalannan kita, kata tiya klo dia mimpiin gebetannya pasti dia sial kali ini dia mimpiin gebetannya tapi sialnya membawa berkah hahah berkah liburan dadakan wkwkwk
Komentar
Posting Komentar