Hujan Di Bulan Oktober
"Jika Hujan pertama jatuh tepat pada 23 Oktober, ia masih akan berinai-inai sampai Maret tahun berikutnya. Rinainya akan pudar menjelang Pukul tiga sore bersama redupnya alunan azzan ashar. Setelah itu matahari kembali merekah. Cahaya Tuhan yang sebagian orang menyebutnya semburat sinar dari langit yang menerobos celah awan gemawan, tembus sampai ke bumi berupa batang-batang cahaya, sering tampak pada sore nan megah itu.jika ia menghantam ombak, bahkan angin tak berani mendekat. Smamudra mendidih. yang dimaksud dengan sebagian orang itu adalah para seniman-pelukis atau mereka yang jatuh hati pada fotografi, dengan mata yang mampu melihat alam sebagai sebuah karya seni. pukul empat sore, tampak matahari perlahan melintas untuk menyelesaikan sisa edarnya di langit bagian barat. Sejurus kemudian biru. Biru merajai angkasa. suatu warna yang tak hanya dapat dipandang tapi seakan dapat di tangkap, dapat dirasakan, lembut menyelinap ke dalam dada. hanya sekejap, tak lebih dari dua menit, lalu matahari menghamburkan lagi warna jingga yang bergelora. Blue moment itulah sebuatannya."indahnya pemandangan itu, namun sekarang kita tak pernah mendapatkan pemandangan seperti itu lagi, bahkan cuaca tahun ini sangat ekstrim kita tak tau kapan musim panas dan musim hujan..
2 hari kering bisa 3 hari kemudian diguyur hujan.. kini cuaca tetap berganti namun tak tau musim..
Komentar
Posting Komentar