landasan ilmiah PKN
Pendidikan Kewarganegaraan dipandang sebagai suatu bidang kajian ilmiah
pendidikan disiplin ilmu yang bersifat terapan. Oleh karenanya, Pendidikan
Kewarganegaraan tentu saja memiliki unsure ontology, epistimologi, dan
aksiologi.
! Unsure Ontologi
pendidikan Kewarganegaraan memiliki dua dimensi, yaitu objek telaah dan objek
pengembangan. Objek telaah adalah keseluruhan aspek idiil, instrumental, dan
praksis pendidikan kewarganegaraan yang secara internal dan eksternalmendukung system
kurikulum dan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah dan di luar
sekolah, serta format gerakan social-kultural kewarganegaraan masyarakat. Objek
pengembangan atau sasaran pembentukan adalah keseluruhan ranah sosio-psikologis
peserta didik, yakni ranah kognitif, afektif, konatif, dan psikomotorik .
! Epistimologi pendidikan
kewarganegaraan mencangkup metodologi peneliitian dan metodologi pengembangan. Metodologi
penelitian digunakan untuk mendapatkan pengetahuan baru. Adapun metodologi
pengembangan digunakan untuk mendapatkan paradigma pedagogis dan rekayasa
kurikuler yang relevan guna mengembangkan aspek-aspek sosio-psikologis peserta
didik, dengan cara mengorganisasikan berbagai unsure instrumental dan
kontekstual pendidikan.
! Aspek aksiologi
pendidikan kewarganegaraan adalah berbagai manfaat dari hasil penelitian, hasil
pengembangan dan hasil penelitian dan pengembangan dalam bidang kajian
pendidikan kewarganegaraan yang telah dicapai bagi kepentingan dunia
pendidikan, khususnya untuk dunia persekolahan dan pendidikan tenaga
kepandidikan.
(referensi : Dr. Dasim B, M.si. dan
Dr. Karim S, M.si, PKN dan Masyarakat Multikultural, Bandung: UPI, hal. 34-35)
Komentar
Posting Komentar